UMKM Dapat Bantuan BPUM Rp 1,2 Juta, Ini Persyaratanya!

UMKM Dapat Bantuan BPUM Rp 1,2 Juta, Ini Persyaratanya!

UMKM Dapat Bantuan BPUM Rp 1,2 Juta, Ini Persyaratanya!

Kementerian Keuangan mempersiapkan tambahan anggaran sejumlah Rp 3,6 triliun untuk Kontribusi Produktif Usaha Micro (BPUM). Tiap usaha micro memperoleh kontribusi dana fresh atau kontan Rp 1,dua juta, yang pendistribusiannya dilaksanakan pada Juli sampai September.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan pada tahun anggaran 2021, alokasi batas BPUM sejumlah Rp 15,36 triliun dengan target 12,8 juta usaha micro. Aktualisasinya s/d Kwartal I-II, telah terlaksana sejumlah Rp 11,76 triliun untuk 9,8 juta usaha micro.

“Saat ini kita sedang mengakselerasi untuk pemberian tiga juta UMKM dengan kontribusi Rp 1,dua juta ke usaha micro ini, yang dapat diawali dan diakselerasi pada Juli sampai September kelak,” terang Sri Mulyani dalam pertemuan jurnalis minggu kemarin.

BPUM atau Kontribusi Produktif Usaha Micro adalah tipe BLT (Kontribusi Langsung Tunai) yang diberi oleh pemerintahan.

Persyaratan dan Langkah Pengajuan BPUM

BPUM ialah kontribusi yang di turunkan oleh pemerintahan pusat lewat Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (Kemenkop UKM). Sesudah sukses memberinya kontribusi sama di tahun 2020 kemarin. Untuk menjadi yang menerima BPUM, ada syarat-syarat yang perlu disanggupi diantaranya:

  1. Memiliki Usaha Berskala Micro

Yang terhitung dalam kelompok usaha micro ialah usaha yang mempunyai asset bersih rerata Rp 50 juta /bulan. Beberapa macam usaha yang terhitung kelompok ini ialah pemilik warung kelontong, pemilik warung nasi, dan lain-lain.

  1. Warga Negara Indonesia

Pebisnis yang dapat memperoleh BPUM harus masyarakat negara Indonesia yang diperlihatkan dengan identitas berbentuk KTP

  1. Bukan Pegawai Pemerintahan

Yang menerima kontribusi BPUM ialah bukan terhitung ke kelompok ASN (Aparat Sipil Negara), anggota TNI, POLRI atau karyawan BUMN

  1. Tidak Punyai Pinjaman Lain

Utang yang diartikan dalam persyaratan ini ialah utang di bank dan di instansi perkreditan rakyat yang lain terhitung KUR (Credit Usaha Rakyat).

  1. Miliki Jumlah Aset dan Penghasilan yang Disyaratkan

Orang yang ajukan kontribusi harus mempunyai asset usaha dengan nilai terbanyak Rp 50 juta. Asset ini tidak terhitung tanah dan bangunan tempat lakukan usaha. Jumlah pendapatan hasil dari pemasaran tahunan atau omset /tahun optimal Rp 300 juta.

Jika sudah penuhi syarat di atas, Anda dapat daftarkan diri. Ada cara-cara registrasi yang dapat dilaksanakan yaitu:

  1. Langsung tiba ke Dinas Koperasi dan UMKM berdasar alamat domisili
  2. Diusulkan. Calon yang menerima kontribusi dapat diusulkan oleh beberapa instansi pengusul diantaranya koperasi, kementerian atau instansi dan juga bisa dari instansi perbankan atau perusahaan pendanaan yang tercatat sah di Kewenangan Jasa Keuangan

Sekian artikel tentang Bantuan BPUM, semoga bermanfaat.

Baca Juga:

Cara Daftar Bantuan UMKM dan Langkah Mengeceknya, Harus Tahu!